Jumat, 03 Juni 2011

Terapi Urinne

INFO Terapi urin

Sejarah
Warna kuning keemasan dalam urin pernah dianggap berasal dari emas. Para ahli kimia menghabiskan banyak waktu untuk mengekstrak emas dari urin yang akhirnya justru menghasilkan white phosporous, yang ditemukan oleh ahli kimia Jerman, Hennig Brand di tahun 1669 ketika ia sedang mendistilasi urin yang difermentasikan. Pada tahun 1773, ahli kimia Perancis, Hilaire Rouelle, menemukan urea ketika ia mendidihkan urin hingga kering.
Air Ampuh yang Cuma-cuma

Dr. Iwan T. Budiarso, pakar patologi dan parasitologi tamatan Universitas Purdue, Indiana, Amerika Serikat, sungguh tak luput dari penyakit. Tahun 1979, ketika sedang mengikuti seminar patologi di Bali, untuk pertama kalinya ia mengalami serangan jantung. Sejak itu jantungnya kerap ngadat.
Tahun 1984, ia menjalani operasi bypass di Australia. Menurut dokter setempat, operasi ini bisa membuat jantungnya tahan hingga 10-15 tahun. "Nyatanya, baru dua tahun sudah kumat lagi," ujarnya dengan nada kocak.
Begitulah dengan berbagai upaya, ia bisa mengatasi beberapa kali serangan jantung. Namun jantungnya kian membengkak. "Jalan sedikit saja napas sudah sesak," ungkapnya. Mau dioperasi lagi, selain biaya yang aduhai, resikonya juga terlalu tinggi. Maka, sesuai saran tim medis yang menanganinya, Iwan terpaksa menghentikan segala kegiatannya.
Dosen patologi Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanegara, Jakarta, ini merasa sangat prihatin. "Kalau dulu saya bisa menolong orang, maka giliran saya yang harus ditolong orang," ungkapnya.
April 1999, salah seorang sejawatnya menyarankan agar meminum air seninya sendiri. Sebagai peneliti, Iwanpun mencari literatur-literatur tentang terapi auto urin (meminum air seni sendiri) sebagai dasar ilmiahnya.
Setelah membaca buku 'Water of Life, Treatise of Urine Therapy' karya John W. Armstrong bab 9 tentang pembengkakan jantung, Iwanpun langsung menenggak urinnya sendiri. Keinginannya untuk sembuh membuat ia begitu bersemangat melakukannya. "Saya meminumnya sampai lebih dari 1 liter sehari."
Keesokan harinya ia mendapati tekanan darahnya langsung normal. Iapun kian bersemangat mendalami ihwal terapi auto urin. Ia mengkontak pakar terapi urin di Yamanashi, Jepang, Dr. K. Sano, dan ilmuwan Belanda, C der Kroon, yang menulis buku 'The Golden Fountain: The Complete Guide to Urine Therapy'.
Iwan juga menghubungi panitia penyelenggara The Second World Conference on Urine Therapy di Jerman, Mei 1999, untuk memesan makalah para pakar terapi urin dari berbagai negara. Sesuai disiplin ilmu yang digelutinya, Iwan melakukan pengkajian terhadap bahan-bahan tersebut. Seiring waktu, Iwan sangat bersyukur karena kondisi jantungnya normal kembali - setelah tekun meminum air seninya sendiri selama setahun.

Khasiat air seni juga dialami Eleanor Lanny. Pertengahan Agustus 1997, dokter menemukan semacam balon yang berisi cairan di ovariumnya. Ternyata, ada sel kanker stadium 2C. Selama 3 bulan, pemandu wisata pada sebuah biro perjalanan ini menjalani chemotherapy.
Ternyata, sel-sel kanker tetap berkembang merajalela di rongga perutnya. Lanny mengalami konstipasi, sulit buang air besar karena ususnya terdesak. Dokter akan membuat lubang sementara di bagian perutnya untuk mengatasi hal itu.
April 1999, atas saran seorang kenalannya ia mulai meminum urinnya sendiri. Lalu ia membatalkan rencana operasinya yang ketiga. Selain meminum urin, ia juga mengkonsumsi kunyit putih dan daun tapak dara.
Hasilnya, perutnya yang semula buncit sudah kempes dan perasaan nyeri hilang sama sekali. Sesudah menjalani terapi air seni, ia gembira mendapati hasil tes darahnya. "Sel kanker dalam tubuh saya sudah menurun banyak."
Apa yang dilakukan Iwan dan Lanny menunjukkan bahwa air seni ternyata mujarab. Memang belum banyak orang Indonesia yang mau mencobanya kecuali bila kepepet karena sakit. Padahal bagi orang sehat, air seni bisa mencegah datangnya penyakit dan memberi efek kesegaran bagi tubuh.
Dalam seminar Urine Therapy yang berlangsung di Hotel Santika, Jakarta, Jumat (14/4/00), Iwan menyimpulkan, jangan memandang urin sebagai musuh. Tetapi, jadikanlah sebagai teman penyembuh. "Hanya dengan modal keberanian, kita bisa merasakan khasiatnya," tegasnya.




Terapi Urin Membawa Maut - 11 Feb 2009

Seorang perempuan Bolivia, Gabriella Ascarrunz, meninggal dunia setelah terapi suntik urin. Jaksa penyidik Oscar Flores mengatakan Ascarunz meninggal Sabtu, 7 Februari 2009, karena infeksi.

Menurut Flores, kepolisian memperkirakan air seni itu disuntik oleh seorang desainer ternama Bolivia, Monica Schultz. Polisi sudah mengeluarkan surat penahanan Schultz namun ia dikabarkan membantah keterlibatannya.

"Saya terkejut dengan tuduhan ini, dan saya harus menjelaskan bahwa saya tidak bersalah," kata Schultz melalui surat elektronik yang ditayangkan stasiun televisi ATB, Rabu (11/2). Schultz mengaku sedang mempromosikan koleksi pakaian terbarunya di Amerika Serikat.

Suratkabar lokal melaporkan Schultz diketahui melakukan terapi pengobatan urin, baik untuk keperluan medis maupun kosmetik. Terapi ini dilakukan dengan berbagai cara, antara lain diulaskan langsung ke kulit, disuntikkan, atau diminum.

Ilmuwan dan tenaga medis menyatakan belum ada bukti terapi ini berhasil. Menurut mereka, air seni dapat mengandung bahan kimia beracun.

Kepolisian tidak menjelaskan siapa pemilik air seni yang disuntikkan ke tubuh Ascarrunz. Ascarrunz yang berprofesi sebagai dokter hewan ini juga tidak diketahui biasa melakukan terapi urin.

Direktur Klinik Incor di sebelah timur Santa Cruz, Alfredo Romero mengatakan Ascarrunz masuk kliniknya, karena penyumbatan saluran usus dan harus segera dioperasi.

Dua hari kemudian, saat Ascarrunz dirawat di unit perawatan intensif, seseorang menyuntikkan urin yang telah diubah menjadi cairan serum ke saluran infus.

"Ayah korban menyadari bahwa Schultz yang telah menyuntik urin itu, dia lalu diusir dari rumah sakit. Cairan infus Ascarrunz diganti namun sudah terlambat," ujar Flores. (AP)

________________________________________
URIN MENYEMBUHKAN LUKA BAKAR PARAH
Shirly: “Suatu pagi anakku menderita luka bakar tingkat dua yang parah pada tangan kirinya akibat air mendidih. Tangannya merah (seperti lobster yang baru direbus) dan bengkak. Ia luar biasa kesakitan. Aku segera mengoleskan krim Cina pada tangannya itu dan memberikan 2 obat homeopati (kaustikum dan kantaris). Sepuluh menit kemudian, tangannya tetap merah dan bengkak.
Aku teringat kisah seorang bocah pada masa Cina kuno yang seluruh tubuhnya menderita luka bakar parah dan hampir mati. Nyawanya akhirnya terselamatkan dengan menggunakan urin yang telah disimpan sangat lama (penggunaan luar). Maka kuambil botolku yang berisi urin berusia 7 tahun (ya, berusia tujuh tahun) kemudian merendam kain lap dengannya, yang kubungkuskan pada tangan anakku Sterling. Kuletakkan sebuah pembungkus plastik sandwich pada tangannya, menutupinya dengan kain lap lainnya, dan menarik baju hangatnya pada tangannya. Kuperiksa tangannya 10 menit kemudian dan bengkak dan merahnya lenyap. Sterling tidur selama beberapa jam. Ketika ia bangun, aku dan suamiku melihat tangannya dengan sangat takjub. Kami tak bisa mengatakan kalau tangannya pernah terbakar. Semua tanda-tanda pembengkakan, merah, atau luka bakarnya telah lenyap!
Tujuh tahun yang lalu aku mendengarkan sebuah ceramah (audio) tentang kandungan penyembuh pada urin yang dibawakan oleh Dr. Robin Murphy, seorang naturopat dan homepat. Ia bercerita tentang daya penyembuh yang luar biasa URIN YANG DISIMPAN LAMA (semakin lama semakin bagus, namun kupikir ini hanya untuk penggunaan luar) dan aku belajar dr bocah Cina kuno itu yang hampir mati akibat luka bakar parah di sekujur tubuhnya. Mereka membungkus seluruh tubuh kecilnya dengan handuk-handuk yang direndam urin yang berumur sangat lama. Hari berikutnya, semua bekas luka bakar lenyap dan bocah tersebut seperti baru.
Saat kudengar ceramah ini, tanpa buang waktu kumulai mengumpulkan urinku dalam stoples-stoples kaca satu galon yang besar dan botol-botol plastik yang lebih kecil. Di sepanjang waktu, kuperhatikan urin ini mentransformasikan dirinya menjadi senyawa yang berbau luar biasa berwarna cokelat tua yang akhirnya menjadi busa yang sedikit coklat putih dan berbuih. Karena kami tinggal di Los Angeles, aku sangat khawatir kalau sebuah gempa bumi dapat memecahkan stoples itu, mencecerkan isinya di dalam apartmenku, dan percaya padaku, kami harus pindah keluar karena baunya. Setiap tahun, aku berdebat dengan pikiran untuk membuang keluar air kencing ini, sebelum bencana datang.
Ketika kubuka salah satu botol kemarin pagi untuk menolong Sterling, aku terkejut karena setelah tujuh tahun penyimpanan, urin tersebut tidak sebau yang kukira. Baunya lebih mirip amonia, dan ini tidak begitu buruk. Setelah menyaksikan penyembuhan yang sungguh ajaib pada tangan anakku, urin ini kini lebih berharga bagiku daripada emas dan ku ‘kan melanjutkan menjaganya dan menyimpannya sepanjang hidupku.”

1. Mengenal terapi urine
Terapi urine sudah ada sejak zaman purba. Jutaan orang terperanjat ketika mengetahui sejumlah penelitian diterbitkan, dan semua menyetujui kehebatan terapi urine. Sejumlah pembuktian menegaskan bahwa terapi urine memiliki kemujaraban yang ajaib. Mantan Perdana Menteri India Morarji Desai dan Mahatma Gandhi adalah penganut terapi urine

2.PengobatanTerapi Urine
Terapi urine sering disebut juga dengan ayuredis (Ibu dari pengobatan). Terapi urine tidak mengenal syarat tertentu, karena terapai urine sangat alamiah.
Sebaiknya anda tidak menjalani terapi urine jika sedang menjalani pengobatan medis, sebab hasilnya tidak akan efektif.
Terapi urine terdiri dari dua bagian :
Terapi urine internal :
terapi yang dilakukan dengan cara meminum air Seni.
Terapi urine eksternal :
terapi yang dilakukan dengan cara memijat ataumembasuh bagian tubuh yang sakit dengan airseni.


3.Efek Psikologis
Persepsi lama tentang air seni yang kotor dan menjijikkan tak lebih dari hambatan psikologis, lama kelamaan hambatan tersebut akan hilang seiring dengan keberhasilan terapi urine yang dijalankan.

4.Bukankah Air Seni Produk Limbah yang Dikeluarkan Tubuh Berupa Racun ?
Pendapat tersebut ternyata keliru !. Karena tidk berdasarkan fakta. Sudah dibuktikan secara laboratoris, air seni terbukti mengandung meniral, hormon, dan enzim yang tidak berbahaya bagi tubuh. Tubuh akan memenfaatkan semua kandungan diair seni untuk pengobatan.

5.Pengobatan Terapi Urine
Mulailah dengan minum satu sendok the, lalu satu sendok makan, lanjutkan dengan satu cangkir, baru satu gelas. Lakukan bertahap sambil anda mengamati reaksi tubuh anda. Untuk memperoleh hasil yang optimal sebaiknya anda makan sayuran, buah-bauah segar, madu dan makanan sehat lainnya supaya rasa air seni anda bisa netral.

6.Akibat-akibat Yang Mungkin timbul
a.Diare
Berhentilah menjalani terapi selama satu hari penuh. Hindari dehidrasi, banyak minum jus lemon atau air beras. Hari kedua makan nasi, hari ketiga biasanya diare telah hilang.
b.Muntah-muntah

Gejala ini timbul timbul karena bau air seni yang sangat keras dan tidak menyenangkan.
Muntah sesungguhnya baik, hal itu terjadi karena proses pembersihan didalam tubuh.
c.Batuk dan Flu
Selama proses pembersihan, tubuh banyak sekali membuang lendir. Jika lendir terlalu banyak keluar, hentikan minum air seni, beralih ke metode menghirup dengan hidung, proses ini akan membersihkan saluran pernapasan.
d.Lemah
Terjadi karena energi yang dikeluarkan tubuh selama proses pembersihan. Istirahatlah, kurangi kuantitas air seni yang anda minum, sampai tubuh pulih kembali.


7. Zat-zat Didalam Urine dan Manfaatnya
a.Aglutinin dan Presipitin
Memiliki efek menetralkan polio dan virus
b.Antineoplaston
Mencegah secara selektif per tumbuh an sel-sel kanker tanpa membahaya kan sel yang sehat.
d.3 Metil Glyoxal
Menghancurkan sel-sel kanker
e.Protein globulin
Mengandung antibodi terhadap penyebab alergi
f.Proteosis
Produk dari reaksi alergis yang aktif menurut ilmu kekebalan
g.Retin
Unsur anti kanker yang disarikan dari air seni
h.Peptida air seni
Mampu mendeteksi pertumbuhan Tuberkolosis sejak dini.
1. Mengenal terapi urine
Terapi urine sudah ada sejak zaman purba. Jutaan orang terperanjat ketika mengetahui sejumlah penelitian diterbitkan, dan semua menyetujui kehebatan terapi urine. Sejumlah pembuktian menegaskan bahwa terapi urine memiliki kemujaraban yang ajaib. Mantan Perdana Menteri India Morarji Desai dan Mahatma Gandhi adalah penganut terapi urine

2.PengobatanTerapi Urine
Terapi urine sering disebut juga dengan ayuredis (Ibu dari pengobatan). Terapi urine tidak mengenal syarat tertentu, karena terapai urine sangat alamiah.
Sebaiknya anda tidak menjalani terapi urine jika sedang menjalani pengobatan medis, sebab hasilnya tidak akan efektif.
Terapi urine terdiri dari dua bagian :
Terapi urine internal :
terapi yang dilakukan dengan cara meminum air Seni.
Terapi urine eksternal :
terapi yang dilakukan dengan cara memijat ataumembasuh bagian tubuh yang sakit dengan airseni.


3.Efek Psikologis
Persepsi lama tentang air seni yang kotor dan menjijikkan tak lebih dari hambatan psikologis, lama kelamaan hambatan tersebut akan hilang seiring dengan keberhasilan terapi urine yang dijalankan.

4.Bukankah Air Seni Produk Limbah yang Dikeluarkan Tubuh Berupa Racun ?
Pendapat tersebut ternyata keliru !. Karena tidk berdasarkan fakta. Sudah dibuktikan secara laboratoris, air seni terbukti mengandung meniral, hormon, dan enzim yang tidak berbahaya bagi tubuh. Tubuh akan memenfaatkan semua kandungan diair seni untuk pengobatan.

5.Pengobatan Terapi Urine
Mulailah dengan minum satu sendok the, lalu satu sendok makan, lanjutkan dengan satu cangkir, baru satu gelas. Lakukan bertahap sambil anda mengamati reaksi tubuh anda. Untuk memperoleh hasil yang optimal sebaiknya anda makan sayuran, buah-bauah segar, madu dan makanan sehat lainnya supaya rasa air seni anda bisa netral.

6.Akibat-akibat Yang Mungkin timbul
a.Diare
Berhentilah menjalani terapi selama satu hari penuh. Hindari dehidrasi, banyak minum jus lemon atau air beras. Hari kedua makan nasi, hari ketiga biasanya diare telah hilang.
b.Muntah-muntah

Gejala ini timbul timbul karena bau air seni yang sangat keras dan tidak menyenangkan.
Muntah sesungguhnya baik, hal itu terjadi karena proses pembersihan didalam tubuh.
c.Batuk dan Flu
Selama proses pembersihan, tubuh banyak sekali membuang lendir. Jika lendir terlalu banyak keluar, hentikan minum air seni, beralih ke metode menghirup dengan hidung, proses ini akan membersihkan saluran pernapasan.
d.Lemah
Terjadi karena energi yang dikeluarkan tubuh selama proses pembersihan. Istirahatlah, kurangi kuantitas air seni yang anda minum, sampai tubuh pulih kembali.


7. Zat-zat Didalam Urine dan Manfaatnya
a.Aglutinin dan Presipitin
Memiliki efek menetralkan polio dan virus
b.Antineoplaston
Mencegah secara selektif per tumbuh an sel-sel kanker tanpa membahaya kan sel yang sehat.
d.3 Metil Glyoxal
Menghancurkan sel-sel kanker
e.Protein globulin
Mengandung antibodi terhadap penyebab alergi
f.Proteosis
Produk dari reaksi alergis yang aktif menurut ilmu kekebalan
g.Retin
Unsur anti kanker yang disarikan dari air seni
h.Peptida air seni
Mampu mendeteksi pertumbuhan Tuberkolosis sejak dini.










TERAPI URINE..., KHASIAT AIR MUKJIZAT...........

Urine atau air seni kita, yang selama ini dianggap limbah tubuh. Ternyata memiliki khasiat penyembuhan. Dan peremajaan yang luar biasa...
Sebenarnya telah ribuan tahun beberapa bangsa di dunia, memanfaatkan urine untuk pengobatan dan resep awet muda. Khasiatnya yang ampuh untuk penyembuhan penyakit yang mengancam jiwa. Seperti kanker, jantung, hipertensi, diabetes, asma, hepatitis, dsb.
Mereka yang mempraktekkan terapi urine, juga menikmati efek samping. Seperti kulit yg mulus dan bercahaya, rambut yang semakin tebal dan hitam, pencernaan lebih efisien, dan istirahat maupun tidur semakin berkualitas.....

Caranya...? Tampung urine anda dalam gelas, segera minum selagi hangat...Baunya tidak terasa..
Kadang urine dapat berubah warna dan rasa, kadang bening dan rasanya seperti air minum biasa. Kadang agak orange dan rasanya agak asin dan sepet.., Tapi tidak apa-apa kalau mau sehat, "glek" saja langsung.. jangan ditunda sampai berbau.....Lakukanlah dengan rutin, setiap kali buang air kecil...:-)).






Terapi Urine (Air Seni) untuk Sakit Mata
Caranya, tampung urine atau air seni (air kencing) anda saat bangun tidur di pagi hari, kemudian di teteskan ke mata yang sakit, hal ini dapat mempercepat kesembuhan mata anda yang sakit.
Syaratnya sebelum tidur minum air putih 500 ml-1000 ml dan waktu tidur minimal 4 jam.
Selamat mencoba semoga sukses, anda lekas sembuh, penyakit mata dapat teratasi.






Urin, Sumber Nutrisi dan Kalori Yang Berharga
Hasil penelitian para ahli bidang terapi urin melaporkan, bahwa urin itu bukan cairan sampah yang tidak berguna atau beracun seperti yang disangka oleh sebagian besar para ahli dalam bidang kedokteran dan kesehatan, dan juga oleh orang awam. Urin sebenarnya adalah bahan baku yang sangat berharga untuk pembuatan obat paten (lebih dari 20 macam obat paten dan kosmetika, dan juga merupakan bahan nutrisi dan kalori yang berharga, yang berasal dari ekstrak air seni).
Karena urin mengandung berbagai jenis mineral, vitamin, hormon, enzim, anti-bodi, asam amino essensial dan non-essensial, dan senyawa lain yang berguna. Sampai sekarang sudah ditemukan lebih dari 300 macam bahan senyawa aktif. Bahan senyawa ini bukan saja ditemukan dalam bentuk murni, akan tetapi juga sudah dibio-aktifkan, sehingga dengan mudah dapat diserap oleh tubuh tanpa harus membutuhkan bantuan enzim.
Jadi dalam proses penyerapannya tidak dibutuhkan energi satu kalori pun. Sekalipun jumlahnya kecil, namun karena didaur ulang dengan cara diminum terus menerus sepanjang hari, maka akan terjadi snow ball effect. Dengan demikian ia sangat bermanfaat bagi orang yang sedang sakit dan lemah tubuh, karena mempunyai efek self-healing power.
.
Urin Mempunyai Efek Kekebalan
Menurut Prof. Dr. Ryoich Nakao, M. D. Director Miracle Cup of Liquid, Urine Research Institute di Jepang, menyatakan bahwa air seni jelas tidak toksik, walaupun ditemukan beberapa zat toksik atau antigen pada air seni, namun jumlahnya sangat kecil sekali,dan terutama bila seseorang sedang sakit, zat beracun atau antigen yang dalam jumlah kecil ini malah menyumbangkan efektifitas dari terapi urin.
Bila zat toksik atau antigen (Misalnya HIV) yang sudah lemah (attenuated) masuk kembali ke dalam tubuh, maka mekanisme sistem pertahanan tubuh segera bereaksi. Zat-zat atau antigen yang keluar dari tubuh bersama dengan air seni, adalah sama dengan zat-zat (antigen) yang terlibat dalam proses penyakit yang sedang dialami. Maka antigen atau virus tersebut akan men-stimuler sistem daya pertahanan tubuh untuk membentuk anti-bodi untuk menyerang penyakit yang bersangkutan, dan berarti akan melawan terhadap penyakit yang sedang dideritanya.
Proses ini adalah analog seperti yang terjadi bila seorang dokter melakukan vaksinasi, dimana sejumlah kecil antigen atau virus yang sudah dilemahkan (attenuated) disuntikan (DPT, MMR) atau diminumkan (Polio) kembali ke dalam tubuh, sehingga men-stimulasi sistem daya pertahanan tubuh memproduksi anti-bodi untuk melawan penyakit yang bersangkutan. Apabila penderita HIV/AIDS meminum air seninya sendiri yang mengadung virus HIV, maka akan merupakan vaksin yang melawan penyakitnya, dalam hal ini disebut auto-vaksin.
Disamping membentuk anti-bodi humoral, air seni juga memacu dan meningkatkan produksi sel-T-limfosit, khususnya pada kasus HIV/AIDS, yang ditingkatkan adalah golongan CD-4. Dengan demikian terapi auto urin sangat bermanfaat dan berkhasiat untuk pengobatan HIV/AIDS.
Dalam pertemuan ilmiah Konferensi Dunia Ke-2 tentang Terapi Urin yang diselenggarakan di Gersfeld, Jerman, pernah dilaporkan 3 hasil pengalaman dan penelitian terapi auto urin terhadap HIV/AIDS dengan perincian sbb:
(1) 1 kasus mengenai pengalaman sendiri oleh Cesar Perez Falero,
(2) 1 kasus penderita HIV yang dilaporkan oleh Alex Lattanzi, dan
(3) laporan hasil pengobatan dari 33 kasus HIV oleh Dr. Victoria Seme. Ketiga laporan tersebut tercantum dalam buku Proceedings Second World Conference on Urine Therapy, Gersfeld, Germany, May 1999. Dan di dalam buku pintar, Terapi Urine, oleh Mega Tantre, Penerbit Taramedia dan Restu Agung, 2001, memuat 5 laporan kesaksian tentang efektivitas terapi urin terhadap HIV/AIDS.









1. Dasar:
Minumlah urin segar di pagi hari, antara pukul 3 sampai 5 WIB. Ini adalah urin yang terbaik. Karenanya dianjurkan tidur yang cukup dan jangan stres.

2. Anda dapat juga meneruskannya meminum urin segar sepanjang hari, 1-2 jam setelah makan. Jangan makan/minum 30 menit setelahnya.

3. Anda dapat juga sekadar berkumur-kumur urin dan mendiamkannya selama 15-30 menit. Ini sangat ampuh memberantas penyakit gusi, mengurangi sensitivitas gigi, dan memperkuat gigi.
TINGKAT LANJUT: Lakukan puasa urin 1-3 atau bahkan 7 hari. Puasa urin artinya, Anda tidak makan/minum apa-apa selain minum air kencing, dan air putih sebanyak-banyaknya (4 liter). Puasa HARUS di bawah pengawasan orang lain.
KETERANGAN:
- Urin segar adalah yang baru dikeluarkan, tidak boleh lebih dari 5 menit.
- Gunakan aliran pertengahan. Misal saat berkencing di WC: 2 detik pertama biarkan kencing terbuang ke WC, lalu pada detik ke-3 aliran urin dikucurkan ke dalam gelas; menjelang penghabisan kencing, biarkan kencing terbuang ke WC. Aliran pertama mungkin mengandung kuman, aliran akhir hanya endapan.
- Urin pagi hari dianggap terbaik karena pemrosesan hormon pada tingkat yang lebih tinggi berlangsung di malam hari ketika tubuh sepenuhnya dalam keadaan rileks dan tengah memulihkan diri. Karenanya air seni di pagi hari paling banyak mengandung zat-zat penting.
GOSOK/LULUR URIN:
- Simpanlah urin dalam botol kaca berwarna gelap. Botol jangan ditutup rapat. Jangan kena matahari.
- Urin dapat digunakan setelah disimpan 3-7 hari. Semakin lama semakin baik.
- Lakukan lulur urin di sepanjang tubuh dan anggota badan. Lakukan hingga setengah sampai 1 jam. Kepala, wajah, dan leher sebaiknya menggunakan urin segar.
- Setelah proses luluran/pemijatan urin, mandilah dengan air biasa, boleh air hangat. Jangan pergunakan sabun dan shampoo.
PERINGATAN: Saya tidak menganjurkan lulur urin bagi pemilik kulit kering!! Paparan air termasuk kencing, yang terlalu lama dan berlebihan akan mengikis lipid/lemak pada permukaan kulit. Penderita kulit kering memiliki lipid yang sedikit. Lipid sangat diperlukan dalam fungsi pelembaban kulit di antaranya dengan cara mencegah cairan pada kulit agar tidak keluar berlebihan.






Zat-zat kimia dan nutrisi yang terkandung dalam air seni akan bertindak sebagai vaksin, antibakteri, antivirus, dan antikanker alami. Selain itu, juga berfungsi sebagai penyeimbang hormon dan penyembuh alergi.

Mungkin Anda juga ragu, bagaimana mungkin substansi sisa dari tubuh yang mungkin saja beracun bisa menjadi obat. Faktanya, penelitian telah menemukan kalau urine bukanlah produk sisa yang beracun. Sebanyak 95% kandungan urine adalah air, 2,5% terdiri dari urea dan 2,5% sisanya merupakan campuran dari mineral, garam, hormon, dan enzim-enzim.

Zat-zat beracun dari dalam tubuh telah dikeluarkan melalui hati dan usus halus, serta melalui kulit. Fungsi utama ginjal adalah menjaga agar komposisi darah tetap seimbang. Saat terlalu banyak air, ginjal akan membuangnya. Tetapi, tidak berarti air tersebut merupakan produk sisa yang beracun.

Urine merupakan hasil dari filtrasi darah dan bukannya filtrasi sampah. Secara medis, urine dinyatakan sebagai plasma ultrafilter. Urine berasal dari pemurnian darah itu sendiri, yang dilakukan oleh ginjal. Ginjal tidak berfungsi untuk mengekskresi, tetapi meregulasi semua elemen dan konsentrasinya dalam darah.

Nutrisi-nutrisi yang terdapat di dalam darah bergerak melalui hati. Di sini, racun-racun akan diekskresikan dalam bentuk sampah padat. Selanjutnya, darah yang telah bersih dimurnikan kembali melalui proses penyaringan di ginjal. Di sini, semua kelebihan air, garam, vitamin-vitamin, mineral, enzim-enzim, antibodi, usea, uric acid, serta elemen-elemen lainnya yang tidak digunakan tubuh pada saat itu akan dikumpulkan dalam bentuk cairan yang telah dimurnikan dan disterilkan.

Cairan ini adalah urine. Elemen-elemen ini tidak disaring karena beracun, tetapi karena tubuh belum memerlukannya pada saat itu. Urine merupakan sumber nutrisi yang bisa menyembuhkan. Urine Anda, merupakan sumber makanan yang mengandung elemen-elemen yang khusus untuk tubuh Anda sendiri. Tubuh, secara konstan akan memproduksi berbagai jenis antibodi, hormon, enzim-enzim, serta zat kimia alami lainnya untuk meregulasi dan mengontrol fungsi tubuh dan mengatur ketidakseimbangan yang mungkin saja tidak Anda sadari.

Studi-studi klinis telah membuktian bahwa ribuan zat kimia dan nutrisi tubuh yang terdapat di dalam urine mencerminkan fungsi tubuh setiap orang.

Saat digunakan kembali, zat-zat kimia dan nutrisi ini akan bertindak sebagai vaksin, antibakteri, antivirus, dan antikanker alami. Selain itu juga berfungsi sebagai penyeimbang hormon dan penyembuh alergi.

Kandungan yang terdapat di dalam urine tidak bisa digandakan serta tidak bisa diperoleh dari sumber lain. Seperti dua orang yang secara alami tidak pernah diciptakan sama persis, tidak ada dua sampel urine yang mengandung komponen yang benar-benar sama.

Hanya urea yang bisa menjadi racun jika jumlahnya terlalu banyak di darah. Tetapi, hal ini tidak akan terjadi hanya karena Anda minum urine. Urine yang Anda minum, tidak akan langsung kembali ke aliran darah di dalam tubuh. Dalam jumlah kecil, urine akan kembali ke dalam tubuh. Urine ini akan memurnikan, membersihkan kelebihan mucus, serta mempunyai fungsi spesifik bermanfaat lainnya.

Selain itu, urine juga mempunyai efek menyembuhkan dan menguatkan jika dioleskan ke kulit. Mungkin Anda sudah sering membaca urea sebagai salah satu kandungan di label produk perawatan kulit yang Anda gunakan.

Dr. Evagelos Danopouolos dari Yunani melaporkan bahwa urea yang terkandung di dalam urine mengandung properti antikanker. Urea bisa merusak kemampuan sel-sel kanker untuk berkumpul bersama dan juga bisa membunuh sel-sel kanker dengan cara merusak beberapa aktivitas metabolisme sel kanker. Karena itu, terapi urine telah digunakan untuk mengatasi kanker kulit, serviks, paru-paru, mata, payudara, dan kanker hati.

Selain itu, terapi urine ini juga dipercaya bisa menyembuhkan multiple sclerosis, colitis, lupus, rematik arthritis, hepatitis, gangguan pankreas, psoriasis, eczema, diabetes, herpes, mononucleosis, adrenal failure, alergi serta berbagai penyakit lain. Mengingat begitu banyaknya manfaat urine bagi kesehatan, ada baiknya mulai menghilangkan rasa jijik atau rasa tidak nyaman Anda untuk minum air seni. Telah banyak studi yang menunjukkan bukti-bukti bahwa urine baik bagi kesehatan.