Tujuan Praktikum :
Membandingkan gaya Archimedes antara pengukuran berat benda diudara dengan berat benda didalam air.
Hari/tangal : Kamis, 31 Maret 2011
Tempat : Laboratorium SMA N 2 Selong
B. Landasan Teori:
Hukum Archimedes menyatakan sebagai berikut, Sebuah benda yang tercelup sebagian atau seluruhnya ke dalam zat cair akan mengalami gaya ke atas yang besarnya sama dengan berat zat cair yang dipindahkannya. Sebuah benda yang tenggelam seluruhnya atau sebagian dalam suatu fluida akan mendapatkan gaya angkat ke atas yang sama besar dengan berat fluida fluida yang dipindahkan
-hukum Archimedes
Hukum Archimedes
Menurut Archimedes, benda menjadi lebih ringan bila diukur dalam air daripada di udara
karena dalam air, benda mendapat gaya ke atas. Sementara ketika di udara, benda
memiliki berat yang sesungguhnya.
wu = mg
Ketika dalam air, benda dikatakan memiliki berat semu, dinyatakan dengan:
ws = wu -Fa
Keterangan:
ws
berat semu (N)
wu
berat sesungguhnya (N)
Fa
gaya angkat ke atas (N)
Gaya angkat ke atas ini disebut juga gaya apung.
Definisi I gaya apung:
Gaya yang dikerjakan fluida pada benda yang timbul karena selisih gaya hidrostatik yang
dikerjakan fluida antara permukaan bawah dnegan permukaan atas.
Bila tekanan fluida pada sisi atas dan sisi bawah benda yang mengapung masing-masing p1 dan p2, maka gaya yang dikerjakan pada batu pada sisi atas dan bawah adalah:
F1 = p1A
F2 = p2A
Gaya ke atas yang bekerja pada batu merupakan resultan gaya F1 dan F2.
Fa = ∑F
Fa = F2 - F1
Fa = p2A - p1A
Fa = (p2A - p1)A
Fa = (h2 - h1)ρgA
(fisika kelas 2,hlm:144-14)
C. Alat dan Bahan
1) Alat:
1.neraca pegas
2.gelas ukur.
3.tali raffia.
2)Bahan
1.batu
2.plastisin
3.keramik.
4.bongkahan kaca.
5.semen
6.logam
7.kunci.
8.gagang sendok
D. Hasil Percobaan
Dari hasil percobaan, didapatkan data-data sebagai berikut:
No Jenis Benda m(kg) V(m)3 P=m/v w= m.g w dlm air Fa
1 Keramik 0,01 10 ml 0,001 0,1 N 0 N 0,1
2 Batu 0,06 30 ml 0,002 0,6 N 0,4 N 0,2
3 Semen 0,03 20 ml 0,0015 0,3 N 0,1 N 0,2
4 Bongkahan kaca 0,08 35 ml 0,002 0,8 N 0,5 N 0,3
5 Kunci 0,01 5 ml 0,02 0,1 N 0,05 N 0,05
6 Plastisin 0,01 10 ml 0,001 0,1 N 0 N 0,1
7 Logam 0,01 1 ml 0,01 0,1 N 0,05 N 0,05
8 Gagang sendok 0,01 5 ml 0,002 0,1 N 0,05 N 0,05
E. Pembahasan
Jadi sebuah benda di dalam fluida :
-mengapung ,jika massa jenisnya lebih kecil dibandingkan dengan massa jenis fluida.
-melayang ‘jika massa jenisnya sama dengan massa jenis fluida.
-tenggelam, jika massa jenisnya lebih besar dibandingkan dengan massa jenis fluida.
-Hukum Archimedes
Bunyi hokum Archimedes:
Benda dicelupkan kedalam fluida ,baik sebagian atau seluruhnya akan mengalami gaya keatas sebesar berat fluida yang dipindahkan leh benda .
Besarnya gaya Archimedes (gaya keatas)dirumuskan:
FA=ᵱc.g.Vc
Benda Terapung
Dalam keadaan seimbang berat benda =gaya Archimedes
Massa jenis benda
F. Kesimpulan
Jadi kesimpulannya adalah berat benda di air dan di udara berbeda
DAFTAR PUSTAKA
Kanginan, Marthen.2006.FISIKA Untuk SMA Kelas XI.Jakarta : Erlangga.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar